LIKE OUR FANSPAGE

Cari

Populer News

KSR-PMI Unit 01 Berangkat Ke Palu

Mahasiswa IAIN Parepare yang melakukan pemberangkatan ke Sulawesi Tengah Ormawa ,Red Line News-- KSR-PMI unit 01 Institut Agama Islam Negeri...

Postingan Populer

IKLAN

Iklan

Iklan

Sidebar One

Peduli Lingkungan Melalui Penanaman 150 Pohon

Proses penanaman pohon depan asrama putri IAIN Parepare


Kampus, Red Line News – Himpunan Mahasiswa Jurusan Syariah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare menggelar Training Mahasiswa Syariah (Tamasyah) dengan berbagai kegiatan, salah satunya adalah penanaman pohon diberbagai titik lokasi yang ada di IAIN Parepare (07/10) .

Adapun jumlah bibit pohon yang ditanam 150 pohon dibeberapa titik  yaitu depan gedung Dosen dan gedung J berupa bunga, gedung Tarbiyah, Aspuri, dan Lapangan adalah pohon.

Noor Risnawati, Ketua HMJ Syariah mengungkapkan tujuan kegiatan ini untuk menanamkan jiwa akademisi dan partisi, "Disamping kita ingin menanamkan jiwa-jiwa  akademisi dan partisi dalam jiwa mahasiswa, kita juga ingin menanamkan jiwa-jiwa peduli lingkungan terhadap mahasiswa baru syariah, karena banyaknya pembangunan di IAIN Parepare harus di imbangi dengan penghijauan," ungkapnya.

Risnawati berharap pohon yang ditanam dapat dirawat dengan baik, “Semoga pohon ini betul-betul di rawat tumbuh berkembang dan menjadikan IAIN parepare akan hijau kedepannya, bukan hanya gedung yang besar tapi diimbangi dengan hijau dan asrinya pemandangan yang kita lihat," tutupnya.

Salah satu peserta Sonya maretha, berharap peserta kegiatan ini dapat lebih baik lagi serta disiplin, “ Semoga dengan mengikuti tamasyah peserta-pesertanya bisa lebih baik lagi karena kita dilatih kedisiplinan juga," harapnya.

Reporter : Sls/Nhs
Editor : Amr

KSR-PMI Unit 01 Berangkat Ke Palu

Mahasiswa IAIN Parepare yang melakukan pemberangkatan ke Sulawesi Tengah


Ormawa ,Red Line News-- KSR-PMI unit 01 Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare melakukan pemberangkatan langsung untuk melihat korban bencana alam yang berada di Sulawesi Tengah tepatnya di Palu dan Donggala, Selasa (02/10)

Pemberangkatan ini diikuti 5 orang utusan KSR-PMI unit 01 bersama dengan rombongan PMI Kota Parepare dengan jumlah 7 orang, total keseluruhan 12 orang pemberangkatan.

Sitti Khalizdha Hasri, sekertaris umum menuturkan relawan harus selalu siap membantu sesama manusia, "Kita sebagai relawan itu harus betul-betul siap untuk membantu saudara-saudara kita apabila ada yang membutuhkan sama halnya dengan di Palu dan Donggala," tuturnya.

Fitriani, akrab disapa astelin mengatakan "Kami dari KSR-PMI Unit 01 IAIN  Parepare bersama dengan PMI parepare akan berangkat ke palu pada hari ini dengan jumlah 12 orang kami terjun langsung ke lokasi karna adanya rasa kemanusiaan dan kami juga ingin membantu proses evakuasi disana," katanya.

Astelin berharap dapat meringankan beban saudara di Palu, "Saya berharap semoga kami dapat meringankan beban saudara di Palu serta tidak ada lagi bencana susulan dan kami sangat mengharapkan doa dari teman-teman," harapnya.

Reporter : Nre
Editoe : Amr

Mahasiswa IAIN Parepare Boyong Medali PORDA

Detik-detik penyerahan medali emas cabang olahraga kempo randori


Kampus, Red Line News-- Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri Parepare kembali mengukir prestasi dalan ajang Pekan Olahraga (PORDA) XVI Sulawesi Selatan (Sulsel), di Kabupaten Pinrang dan telah berakhir 30 September kemarin (01/10).

Adapun cabang olahraga yang diikuti adalah Kempo dengan kontigen 5  orang yang mewakili 3 daerah yaitu Kabupaten Pinrang, Kota Parepare, dan Kabupaten Luwu Timur.

Adi Irwandi, Ketua Perkemi Dojo menjelaskan beberapa medali yang diraih, "Alhamdulillah ada 5 anggota kami dari PERKEMI Dojo IAIN parepare yang mengikuti PORDA. Suatu kesyukuran bagi kami karena 4 orang diantaranya berhasil mendapatkan medali, diantaranya 1 medali emas, 1 medali perak dan 2 medali perunggu," jelasnya.

Rahmatia, peraih mendali emas mengatakan "Kegiatan yang saya ikuti PORDA cabang olahraga kempo Randori kelas 45 kg putri. Saya berharap semoga PERKEMI maju terus dan jaya selalu," katanya.

Reporter : Nre
Editor : Amr

PAS kembali digelar

Persiapan tarian-tarian Animasi dipentas awal semester ( PAS )


Auditorium, Red Line News-- Aliansi Mahasiswa Seni (ANIMASI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare kembali mengadakan Pentas Awal Semester (PAS), kemarin malam (30/09).

Muh Arfin, ketua ANIMASI mengatakan kegiatan ini sebagai ajang sosialisasi, "Alhamdulillah sesuai dengan harapan dan ditujukkan untuk mahasiswa baru,tujuan dilaksanakannya PAS sebagai ajang sosialisasi dan untuk melatih bakat anak animasi itu sendiri," katanya.

Arfin menambahkan Tahun ini PAS memiliki konsep berbeda dari Tahun sebelumnya, "Perbedaan PAS Tahun ini dengan tahun lalu yaitu konsep pementasan, tema, tema kali ini lebih menuju tampilan seni rupa dan harapan saya semoga ANIMASI selalu berkembang dan semoga animasi selalu berkembang," tambahnya.

Salah satu peserta Haerani menuturkan mahasiswa IAIN sangat eksetit serta berharap ANIMASI dapat selalu berkarya, "Luar biasa semua juga mahasiswanya eksetit untuk melihat PAS ini dan harapan saya untuk animasi semoga animasi semakin jaya dan menghasilkan karya karya yang luar biasa," tutupnya.

Reporter : Nre
Editor : Amr

Mahasiswa IAIN Parepare Gelar Aksos

Suasana Aksi Sosial diperbatasan Parepare-Pinrang


Ormawa, Red Line News --
Gempa dan Tsunami yang melanda Palu & Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) dengan kekuatan 7,7 SK membuat masyarakat simpati dengan kejadian tersebut, seperti halnya mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) parepare kemarin, menggelar Aksi Sosial (Aksos) diberbagai titik lokasi yang berbeda (30/09).

Adapun lokasi Aksos diperbatasan Parepare-Pinrang dan perbatasan Parepare-Sidrap (Sektor).

Wardiman, Anggota Kerukunan Pelajar Mahasiswa Mamuju (KPMM) Menggelar Aksos sebagai bentuk kepedulian kami kepada saudara di Palu, "Tujuan aksi sosial ini merupakan suatu kepeduliaan dan kecintaan kami terhadap sesama manusia yang ada di Palu dan sekitarnya yang saat ini terkena bencana alam," tuturnya.

Selain organisasi ekstra kampus, beberapa organisasi intra kampus juga menggelar Aksos. Andi Ilham Wawo, mewakili beberapa organisasi kemahasiswaan mengucapkan turut berduka cita atas kejadian di Sulteng, "Kami segenap mahasiswa IAIN Parepare turut berduka cita atas kejadian ini," ucapnya.

Wawo berharap sumbangan tersebut dapat membantu saudara kita di Palu, "Kami berharap apa yang di sumbangkan oleh seluruh pengguna jalan dapat membantu saudara kita disana. Meski tidak seberapa yang kami bisa bantukan dan semoga teman-teman mahasiswa yang ikut berpartisipasi dalam aksi ini dapat bernilai ibadah," harapnya.

Reporter : Nre
Editor :Amr

Aktivitas Mahasiswi Asing di Asrama Putri

Mahasiswi asing Thalaind Saada Binti Abdurrahim memakai jilbab hitam dan Hj saedah memakai jilbab putih


Asrama, Red Line News - Kedatangan enam mahasiswi asing Thailand  di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare mendapat sambutan hangat dari pihak Kampus dan penghuni Asrama IAIN Parepare (27/09).

Saada Binti Abdurrahim, salah satu mahasiswi asing Thailand mengungkapkan perasaannya selama tinggal di Asrama, "Pertama kali berada di Asrama, saya merasa takut karena tidak pernah mendengar nama Kota ini, akan tetapi setelah saya telusuri di internet dan membaca data-data kampus ini semua perasaan takut saya hilang dan merasa senang juga karena disambut dengan baik dan mendapat pergaulan yang baik pula," ungkapnya.

Selama di Asrama, Saada  melakukan kegiatan rutin seperti penghuni Asrama lainnya yaitu membaca Al-qur'an, shalat berjamaah, belajar bahasa Inggris dan bahasa Arab. Tidak hanya itu, para penghuni asrama lainnya juga mengajarkan bahasa Indonesia dan bahasa bugis.

Herawati, pembina Asrama Putri  mengatakan mahasiswi asing Thailand tersebut sangat antusias dalam mengikuti kegiatan yang ada, "Mereka selalu antusias dalam berpartisipasi di setiap kegiatan yang diadakan asrama IAIN Parepare. Contohnya mengikuti takhsin Al-qur'an dan placement test yang mereka laksanakan sebagaimana yang dilakukan oleh warga Mahad jami'ah IAIN Parepare," ujarnya.

Mahasiswi Thailand tersebut juga mudah berinteraksi dengan orang-orang disekitarnya, meskipun harus menelaah dan memahami satu sama lain agar komunikasi diantara mereka bisa terjalin.

Reporter : Khs/Nre
Editor : Amr

Animasi, H-3 Menuju PAS

Poster Pentas Awal Semester (PAS) Animasi


Ormawa, Red Line News -- Kegiatan Pentas Awal Semester (PAS) akan kembali digelar oleh Aliansi Mahasiswa Seni (ANIMASI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare di Auditorium (27/09).

kegiatan PAS akan digelar 30 September mendatang sebagai ajang sosialisasi untuk mahasiswa baru, "Ini sebagai ajang sosialisasi kepada mahasiswa baru dan akan dirangkaikan dengan beberapa tampilan dari setiap devisi yang ada di ANIMASI itu sendiri pada kegiatan ini," tutur Laras Palupi, ketua panitia.

Erwin, ketua PJS ANIMASI mengatakan  kegiatan PAS ini telah menjadi kegiatan tahunan, "Kegiatan PAS ini bukan pertama kali diadakan tapi kegiatan PAS ini setiap tahun diadakan untuk menyambut mahasiswa baru sekaligus sebagai ajang sosialisasi untuk mehasiswa baru IAIN Parepare," katanya.

Ia juga menambahkan agar kegiatan ini berjalan dengan lancar, "Saya berharap kegiatan ini berjalan dengan lancar dan bisa dilanjutkan oleh generasi-generasi penerus berikutnya," harapnya.

Reporter : Nre
Editor : Amr

Coming Soon, Dakom Award 2018

Poster kegiatan dakom award 2018


Kampus, Red Line News  -- Jurusan Dakwah & Komunikasi  (Dakom) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare kembali menggelar "Dakom Award" yang telah menjadi kegiatan tahunan, Kamis (27/09).

Kegiatan tersebut masih dalam proses penyebaran dan pengembalian formulir yang akan berakhir 30 September mendatang. Dakom Award akan digelar pada 17-20 Oktober dengan berbagai lomba diantaranya Karya Tulis Ilmiah (KTI), nasyid, tari kreasi, debat ilmiah, desain poster, lipsync dosen, dan pantun islami.

Nahrul Hayat, sekertaris panitia menjelaskan Dakom Award masih dalam proses penyebaran dan pengembalian formulir dan 3 cabang lomba telah habis formulirnya "Perlombaan Dakom award sudah dalam proses penyebaran formulir, sosialisasi dan pengembalian formulir, untuk peserta kami tidak bisa pastikan seberapa banyak tetapi, dari beberapa map formulir yang ada sudah ada 3 cabang lomba yang habis formulirnya. Artinya, antusiasnya cukup baguslah meskipun sosialisasinya belum maksimal karena perkuliahankan baru tiga hari sedangkan kita bisa maksimal sosialisasi di kelas-kelas," jelasnya.

Selain itu, ia berharap mahasiswa Dakom dapat mengembangkan bakatnya, "Kita mengharapkan mahasiswa di jurusan Dakom menggali dan mengembangkan bakat dan potensinya apakah itu di bidang akademik, lomba debat, karya tulis ataukah di bidang seperti nasyid,tari kreasi atau dibidang teknologi seperti desain grafis," harapnya.

Salah satu peserta, Fajar mengungkapkan belum ada persiapan sampai saat ini,
"Untuk persiapan sendiri belum ada latihan karena baru kemarin saya mengambil formulir, mungkin besoklah baru bisa saya mulai latihan," ujar mahasiswa Jurnalistik Islam (JI).

Reporter : Znd
Editor : Amr

Manfaatkan Sampah Bekas Jadi Media Pembelajaran

Poster desain media pembelajaran

Kampus, Red Line News -- Jurusan Tarbiyah dan Adab Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare akan menggelar workshop desain media pembelajaran pada 4 Oktober 2018 mendatang, Kamis (27/09).

Kegiatan ini pertama kali digelar dengan mengkolaborasikan antara jurusan dan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Tarbiyah dan Adab. Target peserta dalam kegiatan ini 50 Peserta.

Fauziyah Musra, Ketua HMJ Tarbiyah dan Adab mengungkapkan persiapan ini telah mencapai 70%, "Alhamdullilah persiapan kami melakukan kegiatan workshop desain media pembelajaran ini sudah 70% dan harapan saya setelah mengikuti workshop tersebut dapat bisa lebih kreatif menggunakan limbah untuk membuat media pembelajaran atau hal yang lebih bermanfaat," ungkapnya.

Ali Halidin, ketua panitia  mengatakan tujuan kegiatan ini untuk menangani sampah menjadi daur ulang agar bermanfaat dalam pembelajaran, "Persoalan sampah merupakan isu sosial yang sejak dulu perlu dicarikan solusi penangananya. Namun sampai sekarang pemerintah utamanya daerah masih kurang maksimal untuk menangani persoalan sampah di Negara, terutama banyaknya sampai plastik, untuk Asia Indonesia berada di urutan pertama persoalan sampah plastik. Maka dari itu agar isu sosial ini dapat terselesaikan kami hanya bisa berpikir sederhana yaitu dengan membuat penangan sampah agar bisa di daur ulang menjadi barang yang berguna dalam pembelajaran, yaitu dengan mengadakan lomba desain pembuatan media pembelajaran dan workshop penggunaan media pembelajaran," jelasnya.

Reporter : Nre
Editor : Amr



Mahasiswa Berprestasi Tidak diumumkan, Kajur Syariah Minta Maaf

Mahasiswa berprestasi jurusan tarbiyah & adab serta jurusan dakwah & komunikasi

Auditorium, Red Line News -- Pengumuman mahasiswa berprestasi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare telah usai diumumkan saat pembukaan kuliah perdana Senin kemarin, Rabu (26/09).

Pengumuman mahasiswa berprestasi sudah menjadi tradisi setiap tahun. Namun, ada yang berbeda di Tahun ini, ketiga jurusan yang ada tidak terdapat perwakilan mahasiswa berprestasi jurusan syariah dan ekonomi Islam.

Budiman, ketua jurusan syariah dan ekonomi islam mengungkapkan hal tersebut terjadi karena kurangnya persiapan, “Sebenarnya sudah ada data mahasiswa berprestasi yang kami dapatkan. Tapi, hanya satu orang, itu yang menjadi masalah karena kitakan memiliki 11 prodi  sedangkan itu butuh waktu untuk mengidentifikasi," ungkapnya.

Budiman, meminta maaf atas tidak diumumkannya mahasiswa berprestasi jurusan syariah dan ekonomi islam, "Karena ini sudah menjadi  tradisi dan kemarin hal tersebut luput, secara kelembagaan saya sebagai ketua jurusan dan selaku pribadi memohon maaf atas khilafan atau keterlupaan itu, mahasiswa berprestasi syariah tidak akan hilang," tuturnya.

Lanjutnya, ia akan mencari momen yang tepat untuk mengumumkan mahasiswa berprestasi jurusan syariah dan ekonomi islam, "Kita akan mencari momentum atau waktu-waktu dan suasana akademik yang bisa kita adakan untuk mahasiswa berprestasi, karena kegiatan tersebut diselenggarakan oleh akademik, sebagai saran sebaiknya akademik menyurati jurusan untuk mengingatkan hal itu," tambahnya.

Reporter : Umr
Editor : Amr

 
Copyright © 2015 RED LINE NEWS. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating LPM RED LINE